August 29, 2006
Ngajarin 2 orang sama 1 kelas, ternyata gak ada bedanya. Sama-sama bikin cape. Seharian ini di Lab, gw ngajarin private Struktur Data buat 2 cewe, yang nantinya mereka bakalan ngajar Struktur Data di Lab (Enak gak tuch… udah private… sampe bisa..lagi) .Tadinya ada 4 orang yang minta gw buat ngajarin Struktur Data, cewe semua lagi (wew…). Tapi yang dateng cuma 2. Mereka sich yang minta. Gw cuma sekadar memberikan apa yang masih gw bisa dan inget. Ngajarin array, record, single/double/header/circular link list, tambah/hapus depan/tengah/belakang link list. Lusa private lagi buat belajar stack, queue, searching dan sorting. Pphhuuuh… banyak banget dah.
Sebenernya gak susah buat belajar Struktur Data, butuh ketekunan dan logika yang baik. Maklum aja, di LabTI Gunadarma, Struktur Data merupakan salah satu praktikum yang menjadi momok tersendiri buat praktikan..bahkan buat tutor sekalipun. Ketika gw masih menjadi asisten di LabTI, gw sampe mengajukan diri buat menjadi tutor Strukur Data…abisnya gak ada yang mau sama sekali. Kata mereka sich…kalo udah ketemu LinkList…. udah gak bisa tidur. Hehehe.
Gw berharap Struktur Data bukanlah sesuatu yang harus ditakuti.. tapi justru harus dipelajari. Selama ini gw kalo bikin program, truss…gw compile..sukses…ada outputnya…senengnya bukan maen. Tapi dengan Struktur Data gw bisa membuat program menjadi lebih baik dan efisien, baik dari logika pemrograman maupun manajemen memori.
new(temp)
temp^.next := head
head := temp
Enkapsulasi
Agar sebuah data dapat terkirim dengan baik perlu dilakukan enkapsulasi terhadap data tersebut. Enkapsulasi adalah sebuah proses menambahkan header dan trailer atau melakukan pemaketan pada sebuah data. Dengan enkapsulasi data menjadi memiliki identitas. Bayangkan sebuah surat yang akan dikirim tetapi tanpa amplop, alamat dan perangko. Tentu saja surat tidak akan sampai ke tujuan. Amplop dengan alamat dan perangko adalah sama dengan enkapsulasi pada data.

Alur Data
Alur Data yang dimaksud adalah proses berjalannya sebuah data dari sumber ke tujuan melalui OSI layer. Jadi untuk mencapai tujuan sebuah data harus melalui lapisan-lapisan OSI terlebih dahulu.

Berikut akan dijelaskan bagaimana jalannya data dari host A menuju host B sesuai dengan nomor pada gambar.
1. Pertama-tama data dibuat oleh Host A. Kemudian data tersebut turun dari Application layer sampai ke physical layer (dalam proses ini data akan ditambahkan header setiap turun 1 lapisan kecuali pada Physical layer, sehingga terjadi enkapsulasi sempurna).
2. Data keluar dari host A menuju kabel dalam bentuk bit (kabel bekerja pada Physical layer).
3. Data masuk ke hub, tetapi data dalam bentuk bit tersebut tidak mengalami proses apa-apa karena hub bekerja pada Physical layer.
4. Setelah data keluar dari hub, data masuk ke switch. Karena switch bekerja pada Datalink layer/ layer 2, maka data akan naik sampai layer 2 kemudian dilakukan proses, setelah itu data turun dari layer 2 kembali ke layer 1/ phisycal layer.
5. Setelah data keluar dari switch, data masuk ke router. Karena router bekerja pada layer 3/ Network layer, maka data naik sampai layer 3 kemudian dilakukan proses, setelah itu data turun dari layer 3 kembali ke layer 1 , dan data keluar dari router menuju kabel dalam bentuk bit.
6. Pada akhirnya data sampai pada host B. Data dalam bentuk bit naik dari layer 1 sampai layer 7. Dalam proses ini data yang dibungkus oleh header-header layer OSI mulai dilepas satu persatu sesuai dengan lapisannya (berlawanan dengan proses no 1 ). Setalah data sampai di layer 7 maka data siap dipakai oleh host B.
August 27, 2006
Hari ini bertambah satu lagi temen gw yang merit. Tabah Budi a.k.a tabu, temen gw ketika kuliah s1. Lumayan jauh juga rumahnya, di cimanggu Bogor. Berangkat bareng Indra naek kereta dari Pondok Cina a.k.a pocin. Berangkat dengan balutan batik, jeans sama sepatu pantofel. Kok gw gak liat temen-temen 01 yach. Emm… mungkin mereka pada gak tau tempatnya. Banyak banget yach bulan ini yang merit. Coba deh… perhatiin kalo jalan… pasti banyak janur kuning menghiasi jalan-jalan (haiyaah). Bulan agustus ini setidaknya ada 5 orang temen gw yang merit. Dan september besok bakal ada 2 lagi temen gw yang mo merit. Lagi musim kawin euy.
Ngomong-ngomong soal merit, gw masih mikirin temen gw yang lagi hamil sebelum merit a.k.a MBA. Kemarin dia minta dibeliin bubur ayam sama asinan. Duh….mampus dah gw. Mana ada bubur ayam jam 9 malem di margonda…???? Gw bela-belain nyari sepanjang margonda…dan… gak dapet. Ada sich..di terminal. Tapi kalo dah nyampe rumah, udah gak enak buburnya. Gila yach… gw bela-belain nyari buat seseorang cewe yang notabene gw bukan cowonya… gw bukan calon suaminya… dan bukan gw pula yang ngehamilin dia. Kadang gw pengin teriak ke dia…’kenapa gak minta sama cowok lo aja!’. Tapi… namanya temen, masa sich gw kayak gitu. Maapin om vlado ya sayang… om vlado gak dapet tuch bubur ayamnya
August 25, 2006
Udah lama juga gw gak nulis-nulis lagi mengenai jaringan komputer. Kali ini gw akan bahas mengenai lapisan yang sangat terkenal di dunia jaringan. OSI Layer. Lapisan yang menjadi konsep dasar suatu jaringan komputer. Kalo kita udah kuasain lapisan ini, satu langkah mudah untuk mendalami jaringan komputer. in my humble opinion.
Model OSI
Informasi yang melewati jaringan komputer dari satu komputer ke komputer yang lainnya tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui beberapa proses yang panjang yang melewati berbagai lapisan dari suatu jaringan komputer. Pertama-tama informasi dirubah menjadi data-data yang kemudian diolah kembali menjadi beberapa segmen. Dari segmen ini diolah lagi menjadi paket-paket yang kemudian menjadi bit. Bit-bit inilah yang nantinya dikirim melalui media transmisi jaringan komputer ke komputer lain untuk diproses balik menjadi informasi asal.
Pada awalnya, ketika network baru muncul, kebanyakan komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer yang dibuat oleh perusahaan yang sama. Selain itu banyaknya proses yang terjadi dalam pengiriman informasi memerlukan suatu keseragaman diantara perusahaan pembuat peralatan jaringan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengertian, penggunaan dan desain pengolahan data.
Oleh karena itu, pada tahun 1970 International Standard Organization (ISO) mengeluarkan suatu model referensi Open System Interconnection (OSI) sebagai solusi untuk mengatasi masalah kompatibilitas. Model referensi OSI tidak membahas secara detail cara kerja dari lapisan OSI tersebut, melainkan hanya memberikan suatu konsep proses yang terjadi dan berbagai protokol yang dapat dipakai di masing-masing lapisan. Dikatakan sebgai model referensi karena OSI bukanlah suatu model fisik, melainkan sebuah panduan bagi pembuat aplikasi agar dapat membuat dan mengimplementasikan aplikasi yang bisa berjalan di jaringan.
Referensi Model OSI
OSI terdiri dari 7 lapisan yang terbagi menjadi 2 group. Tiga layer teratas menjelaskan bagaimana aplikasi berkomunikasi dengan aplikasi yang lain dan bagaimana berkomunikasi dengan user. Empat layer di bawahnya menjelaskan bagaimana data dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Ketujuh layer tersebut yaitu: Application, Presentation, Session, Transport, Network, Datalink, Physical. (Gw biasa ngapalin: All People Seem To Need Data Processing)
Application
Layer Application merupakan tempat dimana user atau pengguna berinteraksi dengan komputer. Layer ini sebenarnya hanya berperan ketika user membutuhkan akses ke network. Sebagai contoh, kita dapat mengakses web browser tanpa adanya kartu jaringan atau komponen networkin yang lain. Tetapi keadaan menjadi kacau ketika kita mengakses file HTML dengan menggunakan HTTP karena browser harus memberikan respon terhadap permintaan dengan mengakses layer Application. Dengan kata lain, browser tidaklah berada di layer Application, tapi berfungsi sebagai interface dengan protokol layer Application ketika browser membutuhkan sumber daya remote. Selain itu layer Application bertanggung jawab terhadap keberadaan sumber komunikasi yang dituju serta menentukan apakah sumber daya komunikasi yang dituju tersedia. Contoh: www (IE, Mozilla, Opera), e-mail gateway (SMTP, X.400), electronic data interchange (EDI), utility navigasi internet (Google, Yahoo!).
Presentation
Layer ini menyajikan data ke layer Application dan bertanggung jawab pada penerjemahan data dan format kode (program). Layer ini pada dasarnya adalah sebagai penerjemah dan melakukan fungsi pengkodean dan konversi. Layer Presentation memastikan agar data yang berasal dari layer Application di satu komputer dapat dibaca oleh layer Application di komputer yang lain. Contoh: PICT, TIFF, JPEG, MIDI, MPEG, QuickTime, RTF
Session
Layer ini berfungsi untuk menciptakan, mengatur, dan mengakhiri sebuah sesi antara 2 buah host yang berhubungan. Layer Session melakukan koordinasi komunikasi antar sistem dan menawarkan tiga mode berikut: simplex, half-duplex dan full-duplex. Layer Session pada dasarnya menjaga terpisahnya data dari aplikasi yang satu dengan data dari aplikasi yang lain. Contoh: Network File System (NFS), Remote Procedure Call (RPC), X Window, AppleTalk Session Protocol (ASP), NetBEUI.
Transport
Pada lapisan ini segmentasi data dilakukan oleh host yang akan mengerim data, kemudian pada host yang menerima akan melakukan proses penyusunan kembali segmen tersebut menjadi data. Layer Transportation manjaga agar tranportasi data bisa terjamin dengan cara melakukan deteksi error, melakukan pemulihan error dan pengaturan alur. Lapisan ini juga melakukan proses menciptakan, kemudian menjaga, dan mengakhiri hubungan dalam sebuah virtual circuit, artinya koneksi atau hubungan yang terbentuk di antara dua buah host di jaringan. Contoh: TCP, UDP, SPX.
Network
Layer Network mengelola pengalamatan peralatan, melacak lokasi peralatan di jaringan dan menentukan cara terbaik untuk memindahkan data, artinya layer Network harus mengangkut lalu lintas antar peralatan yang tidak terhubung secara lokal. Router berada pada lapisan ini. Contoh: IP, IPX, ARP, RARP.
Datalink
Layer ini menciptakan proses pengiriman data yang baik pada hubungan fisik. Jadi data link akan selalu berhubungan dengan alamat fisik (bukan alamat logika), topologi jaringan, akses jaringan, notifikasi error, flow control. Lapisan ini berhubungan dengan frame dan MAC (Media Access Control). Layer Datalink memiliki dua buah sublayer, yaitu Media Acces Control (MAC) 802.3 dan Logical Link Control (LLC) 802.2. Switch berada pada lapisan ini. Contoh: PPP, SLIP, MTU, Ethernet
Physical
Layer Physical melakukan dua hal: mengirim bit dan menerima bit. Bit hanya mempunyai dua nilai, 1 dan 0. Layer ini berhubungan dengan masalah listrik, prosedural, mengaktifkan, menjaga, dan menonaktifkan hubungan fisik. Layer ini juga berhubungan dengan tingkatan karakter voltase, waktu perubahan voltase, jarak maksimal transmisi, konektor fisik, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan fisik. Hub berada pada lapisan ini. Contoh: 10BaseT, 100BaseTX, HSSI, V.35, X.21.
Semoga Bermanfaat.
sumber: cisco and my brain
August 22, 2006
Seminggu kemarin gw masih mikir-mikir, ikutan ratam apa nggak yach?? Masalahnya banyak banget acara di rumah selama long weekend kemarin. Sodara pada dateng semua, acara 17 an di rumah dan masih berat buat ninggalin ‘yayang’ yang baru aja sembuh dari sakit. Emm… nanya-nanya anak Lab. angkatan 2001, banyak juga yang ikut. So… sayang juga kalo gw gak ikut.
Ratam 2006 kali ini di arrangement oleh angkatan 2003 yang bertempat di Villa Coolibah Kavling 88 Cipanas. Diikuti oleh lebih 100 orang peserta yang terdiri dari angkatan ‘99, ‘00, ‘01, ‘02, ‘03, ‘04 dan AT, tanpa satupun staff dan koordinator Lab.
Angkatan 1999: ipoel-ipoel
Angkatan 2000: chris, nawen, aji
Angkatan 2001: vlado, wirda, lilis, yuni, tika, adit, syarif, widy, ardian, beny, surya, ryan, nisa, ronny, syahrul, henri, medio
Angkatan 2002: friday, prita, haris, mario, aby
AT: ipoel, chris, nawen, vlado, wirda, yuni, tika, syahrul, henri
Hari pertama.
Gw berangkat dari rumah hari ini. Soalnya baju-baju gw lagi pada di rumah semuanya (maklum anak kostan, kalo lagi males nyuci baju… gw bawa ke rumah biar di cuciin..hehehe). Gw berangkat pake celana jeans pendek, kaos oblong, sandal jepit plus bawa tas selempang yang isinya cuma 1 celana pendek dan 2 kaos. Gak keliatan banget kalo gw mo jalan-jalan. Yang ada gw dikatain anak SMP lagi mo bimbel. Hehehe.
Jam 08.30 dah nyampe ruang staff, cuma ada beberapa asisten yang udah nongkrong dari pagi cuma buat internetan. Seperti biasa saat-saat ratam sebelumnya, bawa komputer plus infocus (buat nonton dvd ampe pagi).
Jam 09.30 dah mulai berangkat dari kampus E gunadarma dengan 2 bis gundar dan 1 bus luar. Kasian panitia ratam kali ini, dah bis gundarnya cuma dapet 2, eh… cuma dianterin doang, baliknya gak dijemput sama sekali. Dan yang paling apes lagi 2 bis gundar semuanya bermasalah, yang kecil tali koplingnya putus, yang gede nggak kuat sama sekali buat nanjak di daerah puncak. Percuma tuch bus dah ada ACnya kalo mesinnya kagak diganti. Terpaksa kita harus nyewa 2 angkot buat ke lokasi. Cape dech… (Uh..kayaknya dari tahun ke tahun…ada aja masalah sama bus gundar).
Satu hal yang menjadi catatan tersendiri bagi gw buat panitia ratam kali ini adalah masalah manajemen tempat duduk. Yang bener aja, masa AT nyari tempat duduk sendiri (ampun dech). Jam 14.45 baru nyampe di lokasi. Gila jo…laper bangeeet. Makan pake sayur asem, ikan bawal, sayur, perkedel, kerupuk dan sambel. Emm, saking lapernya gw ampe nambah (gw blom sarapan sama sekali jo). Maen bola sebentar, truss mandi. Gw gak suka banget nich villa, kamarnya kecil, kamar mandinya sedikit, aulanya kecil, kolam renangnya kecil dan satu lagi….gak ada billiardnya. Mo mandi aja harus waiting list dulu (kayak mo backup jaga).
Jam 18.20 adalah acara ratam yang pertama. Biasa lah..kenal-kenalan sama asisten yang lain, dilanjutin makan malem. Jam 20.41 panitia ngadain quizzzz seputar Lab. TI. Yang nyebelin dari nich acara, quiznya cuma buat asisten baru angakatan 2006. Spontan, angkatan 2001 gak bisa nerima. Kalo dah begini…"biang rusuh" saatnya beraksi. Sumpeh dech kalo gak ada angkatan 2001, gw gak bisa bayangin tuch acara bakalan garing abis. Saking gilanya, anak-anak 2001 malah bikin quiz sendiri buat panitia ratam. Payah nich asisten baru… banyak diemnya. Yang ada mereka malah ngeliatin seniornya yang udah gila-gila buat ngincer hadiah quiz… dan kalo ada asisten baru yang menangin quiz… siap-siap aja dibajak hadiahnya. Habis quiz gak ada lagi acara selain tiduuur, nonton Liga Inggris, main UNO ampe jam 2 pagi, yang kalah main harus ngabisin perkedel sisa semalem. Hehehe…gw abis 3 perkedel.
Duh…kangen banget sama yayang di rumah. Malem minggu ini gw gak bisa nemenin dia. Pas mo nelepon dia, eh… dia nelepon gw duluan (gak kuat yach..ditinggal ‘mas’ lama-lama…haiyaah)
Hari kedua
Minggu pagi yang biasanya bangun siang, tapi kali ini harus dipaksa-paksa buat bangun pagi sama panitia.
Jam 06.00 olahraga pagi. Gw cuma pake celana pendek sama kaos singlet (sok gak kedinginan…). Habis olahraga pagi dilanjutin acara AtletIT, dimana masing-masing kelompok harus memperagakan hasil kreasi senamnya. Lumayan menghibur, banyak kelompok yang bikin gerakan yang aneh-aneh. (biasa ke vertigo disuruh senam)
Jam 10.00 saatnya 17an. Makan kerupuk, masukin paku ke botol, nendang bola pake terong dan nyari kelereng di terigu. Seru juga, walaupun harus panas-panasan di lapangan. Merdeka
Jam 16.30. miss IT competition, dimana masing-masing kelompok harus mengirim satu orang “miss” yang nantinya akan dipilih miss IT dari 8 kelompok. Ups… gw adalah salah satu dari sekian orang gila yang ikut kompetisi ini. Hehehe, miss IT nya bukan cewe…tapi cowo yang harus di “make over” menjadi cewe. Ini adalah hal tergila yang pernah gw lakuin selama ini. Gak ada yang namanya jaim lagi buat gw. Urat malu gw serasa udah putus. Gila jo, gw didandanin abis mirip cewe. Make rok mini dengan sabuk warna pink, baju pink ketat, ikat rambut bunga-bunga. Wajah dipoles abis pake foundation, blast on (bener gak gw nulisnya?), eye liner dan ditambah sesuatu yang gw gak tau lagi namanya. Sumpeh booooo, gw keliatan cantik banget (Haiyaaaah..). Ampun dech, gw gak abis-abisnya ketawa ngeliatin diri gw sendiri. Terlanjur gila…ya udah dech…gw tambahin tatoo di lengan gw dengan tulisan “closer baby” dan “I Love Rambo”, dan di perut gw ada tulisan “ I am HOT”. Masing-masing “miss” harus melalui sesi pemotretan dan tanya jawab. Gw kalo ngeliatin yang lain, kayak ngeliat jablay jadi-jadian. Cantik enggak…nakutin iya. "Lay…lay..lay..lay..lay..lay…panggil aku si jablay, abang jarang pulang, aku jarang dibelai…"
Jam 18.00. Nontong bareng MotoGP sambil makan sate ayam. Seru juga nonton bareng, teriak-teriak ngeliatin rossi vs pedrosa.
Jam 19.50, acara Api Unggun. Lagi-lagi panitia gak nyiapin buat acara api unggun, jadi acaranya terkesan biasa aja. Cuma sekadar nyanyi-nyanyi dan kreativitas spontan. (Mana jagung bakarnyaaa????). Karena AT dan angkatan 2001 gak punya waktu khusus buat ngerjain panitia ratam di acara api unggun, mereka bikin skenario, kalo ada salah satu panitia ratam yang kehilangan handphone. Yaaa, lumayan lah, buat bikin shock terapi ke panitia dan peserta. Malem ini dah cape banget, nyari roti bakar bareng ipoel, aji, nawen, chris sama tika. Rotbak gak dapet, cape iya. (Ya iya lah…mana ada roti bakar jam 2 pagi???).
Hari ketiga.
Senangnya hari ini bisa bangun lebih siang. Jalan-jalan sebentar muterin villa. Mandi, Ngumpul-ngumpul. Truss balik dech. Gw gak balik ke kostan hari ini. Badan gw dah pegel-pegel, penginnya balik ke rumah. Untung aja sopir bus nya baek hati, jadinya gw bisa turun di pinggiran tol cibinong bareng syahrul. Dah nggak peduliin lagi spanduk gede di tol jagorawi (Dilarang Menaikan dan Menurunkan Penumpang di Jalan Tol).
Cukup seru ratam kali ini. Mudah-mudahan ratam taon depan bisa lebih baik lagi, lebih gila lagi acaranya, lebih banyak lagi kamar mandinya dan harus ada billiardnya. Mana nich angkatan 2000, katanya mo pada ngumpul di ratam.
Makasih buat panitia ratam yang repot abis. Makasih buat "biang rusuh 01" yang nggak ada malunya. Makasih buat jablay-jablay di MissIT…yyuuuk. Maju terus Lab.TI.


August 15, 2006
Duh capenya hari ini, ngajarin asisten baru mengenai networking dan beberapa simple practice. Lama juga gw dah nggak ngajar lagi di Lab. Semangaaaat banget, kalo dah ngomong, gak bisa berhenti. Ada perbedaan yang gw dapet dari asisten yang lama dengan asisten yang baru. Karena kebetulan gw ngajarin networking untuk 2 angkatan asisten. Asisten kali ini lebih cenderung untuk menerima, tanpa memberikan respon balik ke Lab. Ah… mungkin masih malu-malu kali yach.
Ntar malem harus belajar..belajar..dan belajar lebih keras lagi. Dua kali gw final test, masih aja ngerasa susah buat ngerjain soalnya. Gw coba tanya ke beberapa temen gw yang beda jurusan. Ternyata banyak juga dari mereka ngalamin hal yang sama. Shock..
semangaaat
August 12, 2006
Sumpeh dech, UAS tadi malem gimana yach…. gampang, tapi gw gak bisa ngerjain… susah banget, nggak juga. Mata kuliah Metode Kuantitatif yang terdiri dari 40 pilihan ganda dan 6 jenis soal esai. Dari 6 jenis soal esai gw harus milih 3 soal. Dan dari masing-masing jenis soal masih ada ‘anaknya lagi’. Dari 40 PG, sekitar 27 soal yang gw yakin bener. Untuk soal esai sebenernya gak ada masalah, cuma gw gak yakin aja kalo jawaban gw bener apa nggak. Dari beberapa soal, gw ngerjain soal penugasan, masalah transportasi, lindo software analysis dan inventory management. Gampang khan???
Gw ngeliat persiapan temen-temen gw gila banget. Ada yang gak masuk kantor dari pagi, ada yang cabut dari kantor siang, bahkan ada yang nggak ke kantor sebelum UAS. Hehehe. Mereka kebanyakan takut telat buat dateng ujian karena ujiannya mulai dari jam 18.30 sampe jam 20.30. Wew, nggak kebayang dech, kalo di kantor lagi banyak kerjaan, truss sorenya harus ujian pula. Gw pikir mereka bisa ngerjain soalnya, eh pas selesai ujian tampangnya stres semua. Kekeke.
ini baru namanya ujian. mantab – sambil berharap minimal dapet B
August 11, 2006
Empat hari belakangan ini adalah hari-hari terberat dalam hidup gw. Sakitnya lebih sakit dari ‘fraktura hepatica’. Saking beratnya gw balik ke rumah. Semua orang di rumah pada bingung, tumben-tumbennya gw balik hari kamis, karena biasanya gw balik sabtu malem. Ditanyain nyokap, tapi gw gak bisa jawab. Gw gak bisa jelasin apa-apa ke mereka.
Tenang banget rasanya bisa balik ke rumah. Kayaknya gak ada tempat yang lebih tenang bagi gw selain di rumah. Mencoba untuk menenangkan diri.
Setidaknya hari ini ada sedikit semangat buat pergi ke Lab, apalagi hari ini Ujian Akhir Semester gw yang pertama di Pasca Sarjana. Dengan sangat terpaksa, gw harus merelakan jadwal CISCO hari ini.
Belajar…belajar…belajar…mo UAS…MERDEKA
August 7, 2006
Hari minggu kemarin kondangan ke nikahannya temen, nita n rival. Pake batik en celana bahan. Seharusnya gw gak perlu bolak-balik ke rumah, berhubung batik gw adanya di rumah, terpaksa dech ngambil dulu ke rumah. Janjian sama indra, kebetulan dia bawa mobil, jadinya gw bisa nebeng.
Ketemu temen-temen kuliah pas kondangan, ternyata mereka berbeda sekali dari yang dulu. Dah pada ndut-ndut euy. Hehehe. Kebanyakan duduk depan komputer, makan sama tidur. Kekeke. Ketemu seven sister (julukan salah satu gank di kelas 01), katanya gw beda banget…”weits..vlado dah jadi lo sekarang…beda banget” (duh..jadi geer gw).
Abis kondangan, jalan-jalan ke Pondok Indah Mall a.k.a PIM, rencananya mo ganti hape. Cuek banget gw ke mall, pake baju batik plus blazer jeans. Setidaknya baju batik gw tertutupi sama jas yang gw pake. Eh, pas nyampe sana, barangnya lagi gak ada. Gak jadi dech beli hapenya.
Buat nita sama rival….selamat menempuh hidup baru.
August 3, 2006
Perfeksionis, satu kata yang nggak bisa lepas dari gw. Hampir semua orang yang kenal baik dengan gw menyebut diri gw manusia yang perfeksionis. Dari jamannya gw smp sampe dah kerja pun, ampun dech, gw masih aja dibilang perfeksionis.
Gw sendiri sadar bahwa gw bukan orang yang perfek, bukan manusia sempurna, tapi hanyalah manusia biasa. Dan gw juga tau, bedanya orang perfek sama orang perfeksionis. Bagi gw kesempurnaan bukanlah hal yang buruk, bahkan hampir banyak orang menginginkan hal itu. Tapi, menjadi orang yang sempurna, rasanya tak mungkin. Orang bijak berpendapat, angka 10 atau sempurna, itu hanya milik Tuhan.
Gw seneng aja dengan kerjaan yang disiplin, fokus, rapih, teratur, terencana, dan berjalan maksimal. Tujuan gw agar semua pekerjaan berjalan lancar, rapih, sesuai jadwal dan terorganisir. Kalo ada sesuatu yang harus gw kerjain, biasanya 1 atau 2 hari sebelumnya, semuanya dah gw siapin. Contoh, ketika gw ngajar di Lab, bahan harus OK, penampilan harus OK, program harus OK, manajemen waktu harus OK, sampe penilaian pun harus OK. Pokoknya semuanya dipikirin.
Dari situ temen-temen gw ngeliat proses kerja gw yang mungkin mereka nggak bisa lakuin itu dengan baik, dan mereka mengakui itu. Jadinya mereka bilang gw perfeksionis dech. Bagi gw kuncinya adalah fokus! Kalo dah fokus, mo ‘dihajar’ kayak apapun juga, hayoo aja.
Menurut gw perfeksionis itu adalah orang yang mau berusaha menjadi lebih baik. Bagi gw orang yang penginnya selalu simple adalah orang yang nggak mau mikir. Perfeksionis bagi gw adalah orang yang complicated tapi gak ribet. Menjadi perfeksionis selain menyenangkan, terkadang menyakitkan dan mamuakkan bagi gw sendiri dan orang lain. Kadang kalo ada sesuatu yang gak kesampaian ato gagal, udahannya gw suka kepikiran. Pengin rasanya ngilangin ‘perfeksionis’
dari diri gw. Tapi, tetep aja, ‘perfectionis’ gak bisa lepas dari diri gw. Setidaknya sampai saat ini.
do the best